Menjadi Mahasiswa Perguruan Tinggi Kehidupan
Pengumuman SPMB baru-baru ini menjadi salah satu yang ditunggu-tunggu oleh ribuan calon mahasiswa, mereka menanti dengan banyak harapan untuk bisa tercatut namanya di papan pengumuman atau di deretan nama diinternet. Ribuan hati menunggu hasil itu dengan hati yang dag dig dug der....berharap bisa masuk PTN yang tersebar di nusantara. Yah itu sebuah fenomena tahunan yang terjadi di dunia pendidikan kita.
Tetapi jutaan teman2 kita juga masih belum bisa ikut dalam perasaan deg degan seperti mereka, karena jangankan masuk perguruan tinggi, hanya ikut SPMB saja harus berfikir ulang karena himpitan ekonomi keluarga.
Tapi untuk temen2 yang masih belum bisa masuk jenjang perguruan tinggi jangan kuatir & jangan berkecil hati...Perguruan tinggi hanya sebagian kecil dari pendidikan formal yang ada,karena kita bisa masuk ke perguruan tinggi yang lebih besar, lebih riil, yang menyediakan kuis lebih faktual, yang melaksanakan ujian lebih riil dengan masalah2 hidup. Perguruan tinggi yang dimaksud adalah PERGURUAN TINGGI KEHIDUPAN.
Di PT kita diajarkan IBD ( Ilmu budaya Dasar ) dengan banyak teori mengenai kehidupan sosial dari Zoon Politicon nya Aristoteles sampai Pemikir2 barat lainya, di PT Kehidupan kita tidak hanya mempelajari ilmu sosial tapi dapat langsung mengaplikasikan dalam kehidupan dan juga bisa langsung menghadapi tantangan dan ujiannya. Berinteraksi langsung dengan kehidupan sosial kita adalah dosen yang baik bagi proses belajar ilmu sosial di kehidupan nyata kita.
Di PT. kita diajarkan mengenai Ilmu Ekonomi Baik Makro maupun Mikro, analisis, statistik supaya bisa memprediksi kondisi pasar di atas kertas, tapi di PT Kehidupan kita menjadi pelaku dari perekonomian, bisa langsung praktek menjadi analis pasar, bisa belajar untuk berinteraksi dengan pelaku pasar lain...dan bisa langsung menerima kuis & tantangan yang tidak kalah menguras energy dan pikiran kita.
Di PT kita mempelajari masalah psykologi, perilaku, sifat, dan kemampuan dasar manusia, semua di ulas dengan berbagai teori dari para pakar dan pemerhati masalah tersebut, tapi di PT Kehidupan kita dapat langsung belajar dan langsung dihadapkan pada perilaku, sifat, dan berbagai macam bentuk manusia yang satu sama lain berbeda. Kita bisa belajar banyak dari pengalaman, dari komunikasi, dari gesekan2 yang terjadi bahkan dari sebuah persoalan besar akibat perbedaan tersebut. Pemahaman pasti akan muncul dan lebih faktual dari hanya sekedar teori.
Semakin kita berfikir maka secara tidak langsung semakin bertambah ilmu kita, ujian di PT ini adalah problematika hidup yang harus di pecahkan, persoalan2 yang muncul seiring bertambahnya kuantitas interaksi, gesekan2 kecil dan besar yang dalam penyelesainya memerlukan kekuatan hati, kondisi dilema akibat sebuah pilihan, tuntutan2 hidup yang harus segera terealisasi dan banyak lagi bentuk ujian yang harus di hadapi.
Bagi yang lulus telah di siapkan sebuah penghargaan besar yaitu Ijazah Kematangan Hidup, Kedewasaan berfikir, Kebijaksanaan dalam memutuskan, dan Ketenangan dalam menghadapi sebuah permasalahan.
Belajar adalah sebuah kewajiban, belajar dari apa yang ada dihadapan kita, ada sebuah penghargaan besar yang menjadi tujuan utama yakni kehidupan yang lebih panjang yang lebih menjanjikan kenikmatan bagi yang mau dan ingin meraihnya. semua pilihan ada pada diri kita. mari berlomba2 untuk menyelesaikan Tugas akhir ini.
Baca....baca....baca....
Lafal pertama dari wahyuNYA...
Baca...Mencoba membaca & memahami diri dan lingkungan
Baca...Mencoba membaca sebuah Hikmah dari semua kejadian
Baca...Mencoba membaca segala persoalan untuk kematangan
Baca...Mencoba membaca apapun untuk menambah keyakinan Hati
Baca...baca...& baca...
salam,
Mahasiswa Perguruan Tinggi Kehidupan
Wong @lit

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda