Kamis, 26 Juli 2007

LILIN HARAPAN

Ada 4 lilin yang menyala,
Sedikit demi sedikit habis meleleh.

Suasana begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka

Yang pertama berkata: "Aku adalah Damai." "Namun manusia tak mampu menjagaku:
maka lebih baik aku mematikan diriku saja!"
Demikianlah sedikit demi sedikit sang lilin padam.
Yang kedua berkata: "Aku adalah Iman." "Sayang aku tak berguna lagi." "Manusia
tak mau mengenalku, untuk itulah tak ada gunanya aku tetap menyala."
Begitu selesai bicara, tiupan angin memadamkannya.
Dengan sedih giliran Lilin ketiga bicara:"Aku adalah Cinta" "Tak mampu lagi
aku untuk tetap menyala." "Manusia tidak lagi memandang dan mengganggapku
berguna."
"Mereka saling membenci, bahkan membenci mereka yang mencintainya, membenci
keluarganya."
Tanpa menunggu waktu lama, maka matilah Lilin ketiga.
Tanpa terduga...
Seorang anak saat itu masuk ke dalam kamar, dan melihat ketiga Lilin telah
padam.
Karena takut akan kegelapan itu, ia berkata: "Ekh apa yang terjadi?? Kalian
harus tetap menyala, Aku takut akan kegelapan!"

Lalu ia mengangis tersedu-sedu.
Lalu dengan terharu Lilin keempat berkata:

Jangan takut,
Janganlah menangis,
selama aku masih ada dan menyala, kita tetap dapat selalu menyalakan ketiga
Lilin lainnya:

" Akulah H A R A P A N "

Dengan mata bersinar, sang anak mengambil Lilin Harapan, lalu menyalakan kembali
ketiga Lilin lainnya.

Apa yang tidak pernah mati hanyalah H A R A P A N.
yang ada dalam hati kita....dan masing-masing kita semoga dapat menjadi alat,
seperti sang anak tersebut, yang dalam situasi apapun mampu menghidupkan kembali
Iman, Damai, Cinta dengan HARAPAN-nya!

JIKA ESOK TAK PERNAH DATANG

Setiap bagun tidur dan membuka mata, yang terucap adalah kalimat syukur bahwa 4JJI masih mengizinkan diri ini kembali melihat fajat. Merasai hembusan angin pagi yang menerobos selah jendela dan menjumpai semua yang semalam terlihat sebelum mata terpejam masih seperti sedia kala, tidak ada yang berubah.

Kemudian melangkahlah dengan iringan do'a di gerbang mungil menuju arena perjuangan kehidupan. Dengan tuntunan-Nya lah diri ini tak menlangkah ke jalan yang salah, tak menjamah yang bukan hak, tak melihat yang dilarang, tak memamah yang tak halal, tak mendengar yang bathil, dan tak banyak melakukan yang sia-sia. Karena setiap waktu yang terlewati pasti akan ditagih tanggungjawabnya. Lantaran semua jalan yang dilalui akan dimintai kesaksiannya atas diri ini. Dan sebab seluruh indera ini akan diminta bicara tentang apa-apa yang pernah tercipta.

Hari ini, amsih ada lalai terbuat. Masih juga lengah sehingga khilaf tercipta. meski segunung tausyiah pernah didengar, mulut ini masih terselip berucap dusta, saringan telinga ini tetap tak mampu membendung susra-suara melenakan, dan masih saja ada perbuatan yang salah, walau itu dalam bingkai alpa. Padahal, di setiap terminal ruhiyah, sedikitnya lima kali sehari lidah ini berucap, tangan ini tertengadah, dan mata ini menitikkan butir bening, seraya memohon perlindungan dari 4JJI dijauhkan dari salah dan dosa. Tetapi.....masih juga langkah ini menuju arah yang salah.

Setiap hari menangis, setiap hari meminta ampunan, setiap hariberbuat salah. Hari ini mencipta dosa, esok sibuk bersujud, meluluhkan air mata, menyusun kalimat do'a, menganyam pinta semoga 4JJI meghapusnya dalam sekejap. Detik ini berbuat salah, terlalu lama menghapusnya, bahkan kadang lupa.Padahal, bisa saja sedetik kemudian diri ini tak lagi sempat memohon ampunan. Lupakah bahwa waktu sangat cepat berlalu. Lupakah pula bahwa menyesal di akhirat hanyalah kesiaan yang nayta...?

Bagaimana jika hari esok tak pernah datang?padahal baru saja seharian ini berenang di lautan dosa. Padahal belum sempat mengahpus noda hari ini, kemarin sepekan lalu,setahun lalu dan bertahaun-tahun yang lalu. Bagaimakah jika 4JJI tak berkenan membukakan mata kita setelah sepanjang malam terlelap? bagaimana jika perjumpaan dan cada riang bersama keluarga semalam adalah terakgir kalinya. Ketika esok harinya ruh ini melihat seluruh keluarga menangisi jasad diri yang terbujur kaku berkafan putih.

Bagaimakah jika matahari esok terbit dari barat, tak seperti biasanya dari timur..?padahal hari ini lupa menyebut nama-Nya. Padahal hari ini, belum sempat mengunjungi satu persatu keluarga, kerabat, sahabat, tetangga dan orang-orang yang pernah tersakiti oleh lidah dan tindakan kita. Sudah terlalu lama tak mencium kaki orang tua mencari keridhaannya, walau tak terhitung salah diri. Belum lagi sempat berderma, setelah derma kecil beberapa tahun lalu yang sering kita banggakan.

Dan jika memang esok tak pernah datang, sungguh celakalah diri ini. Benar-benar celaka, bila belum sempat mencuci dosa sepanjang hidup. Bila belum menyisihkan harta yang menjadi hak orang lain, bila belum sempat meminta ampun atas segala salah dan khilaf yang tercipta.

Maka, saat pagi ini 4JJI masih memperkenankan diri menikmati fajar, mulaikan hari dengan kalimat "terima kasih, Ya Roob...!"

Imajiner Doa

Doa yang kupanjatkan ketika aku masih gadis
"Ya Allah beri aku calon suami yang baik, yang sholeh.
Beri aku suami yang dapat kujadikan imam dalam keluargaku."

Doa yang kupanjatkan ketika selesai menikah
"Ya Allah beri aku anak yang sholeh dan sholehah,
agar mereka dapat mendoakanku ketika nanti aku mati
dan menjadi salah satu amalanku yang tidak pernah putus."

Doa yang kupanjatkan ketika anak-anakku lahir
"Ya Allah beri aku kesempatan menyekolahkan mereka
di sekolah Islami yang baik meskipun mahal,beri aku rizki untuk itu ya Allah...."

Doa yang kupanjatkan ketika anak-anakku sudah mulai sekolah
"Ya Allah..... jadikan dia murid yang baik sehingga dia dapat bermoral Islami, agar dia bisa khatam Al Quran pada usia muda."

Doa yang kupanjatkan ketika anak-anakku sudah beranjak remaja
"Ya Allah jadikan anakku bukan pengikut arus modernisasi yangmengkhawatirkanku.
Ya Allah aku tidak ingin ia mengumbar auratnya, karena dia ibarat buah yang sedang ranum."

Doa yang kupanjatkan ketika anak-anakku menjadi dewasa
"Ya Allah entengkan jodohnya,berilah jodoh yang sholeh pada mereka,yang bibit, bebet, bobotnya baik dan sesuai setara dengan keluarga kami."

Doa yang kupanjatkan ketika anakku menikah
"Ya Allah jangan kau putuskan tali ibu & anak ini,aku takut kehilangan perhatiannya dan takut kehilangan diakarena dia akan ikut suaminya."

Doa yang kupanjatkan ketika anakku akan melahirkan
"Ya Allah mudah-mudahan cucuku lahir dengan selamat.
Aku inginkan nama pemberianku pada cucuku,karena aku ingin memanjangkan teritoria wibawaku sebagi ibu dari ibunya cucuku."

Ketika kupanjatkan doa-doa itu,aku membayangkan Allah tersenyum dan berkata......
"Engkau ingin suami yang baik dan sholeh, sudahkah engkau sendiri baik dan sholehah?
Engkau ingin suamimu jadi imam, akankah engkau jadi makmum yang baik?"

"Engkau ingin anak yang sholehah,
sudahkah itu ada padamu dan pada suamimu.
Jangan egois begitu......
masak engkau ingin anak yang sholehah
hanya karena engkau ingin mereka mendoakanmu....
tentu mereka menjadi sholehah utama karena-Ku,
karena aturan yang mereka ikuti haruslah aturan-Ku."

"Engkau ingin menyekolahkan anakmu di sekolah Islam,
karena apa?...... prestige? ...... atau....
engkau tidak mau direpotkan dengan mendidik Islam padanya?
Engkau juga harus belajar,
Engkau juga harus bermoral Islami,
Engkau juga harus membaca Al Quran dan berusaha mengkhatamkannya."

"Bagaimana engkau dapat menahan anakmu tidak menebarkan pesonanya
dengan mengumbar aurat, kalau engkau sebagai ibunya jengah untuk menutup aurat?
Sementara engkau tahu Aku wajibkan itu untuk keselamatan dan kehormatan umat- Ku."

"Engkau bicara bibit, bebet, bobot untuk calon menantumu,
seolah engkau tidak percaya ayat 3 & 26 surat An Nuur dalam Al Quran-Ku.
Percayalah kalau anakmu dari bibit, bebet, bobot yang baik
maka yang sepadanlah yang dia akan dapatkan."

"Engkau hanya mengandung, melahirkan dan menyusui anakmu.
Aku yang memiliki dia saja, Aku bebaskan dia dengan kehendaknya.
Aku tetap mencintainya, meskipun dia berpaling dari-Ku,
bahkan ketika dia melupakan-Ku.
Aku tetap mencintainya."

"Anakmu adalah amanahmu, cucumu adalah amanah dari anakmu, berilah kebebasan
untuk melepaskan busur anak panahnya sendiri yang menjadi amanahnya."

Lantas...... aku malu...... dengan imajinasiku sendiri.... aku malu......
aku malu akan tuntutanku.......

Label:

Rabu, 25 Juli 2007

Biarkan Cinta itu Bermuara Dengan Sendirinya

Kenapa tak pernah kau tambatkan
perahumu di satu dermaga...?
Padahal kulihat,bukan hanya satu....
Pelabuhan tenang yang mau menerima
kehadiran perahumu......!

Kalau dulu memang pernah ada
Satu pelabuhan kecil yang kemudian,
harus kau lupakan,
mengapa tak kau cari pelabuhan lain
Yang akan memberikan rasa damai

Seandainya kau mau......
buka tirai sanubari dan kau akan tahu,
Pelabuhan mana yang ingin kau singgahi..
Untuk selamanya,
Hingga pelabuhan itu jadi rumahmu....
Rumah dan pelabuhan hatimu

Masih ada sejuta Asa....
Masih ada sejuta makna.....
masih ada pijar bintang dan mentari....
Yang akan selalu bercahaya
dilubuk jiwa dengan menjadi bermakna
Dan bermanfaat bagi sesama.....
lalu.......
Bagaimana cinta yang pernah ada....?

Biarkan Cinta itu bermuara dengan
sendirinya di saat yang tepat.....
dengan seorang yang tepat dan pilihan yang
tepat........

Wudlu Aktifkan Titik-titik Biologis


Wudhu dilihat dari sisi Medis

Wudlu adalah ritual penyucian yang mengutamakan unsur kesehatan. Bagian‑bagian yang dibasuh merupakan titik‑titik penting peremajaan tubuh. Di lain pihak juga merupakan pintu masuk bagi ribuan kuman, virus, dan bakteri. Bagaimana wudlu menangkalnya?

Stimulasi Titik Biologis

Dalam sebuah artikel yang ditulis oleh Dr. Magomedov, asisten pada lembaga General Hygiene and Ecology (Kesehatan Umum dan Ekologi) di Daghestan State Medical Academy' dijelaskan bagaimana wudlu dapat menstimulasi/merangsang irama tubuh alami. Rangsangan ini muncul pada seluruh tubuh, khususnya pada area yang disebut Biological Active Spots (BASes) atau titik‑titik aktif biologis. Menurut riset ini, BASes mirip dengan titik-titik refleksologi Cina.
Bedanya, terang Dr. Magomedov, untuk menguasai titik‑titik refleksi Cina dengan tuntas paling tidak dibutuhkan waktu 15‑20 tahun. Bandingkan dengan praktek wudlu yang sangat sederhana. Keutamaan lainnya, refleksologi hanya berfungsi menyembuhkan sedangkan wudlu sangat efektif mencegah masuknya bibit penyakit.
Menurut peneliti yang juga menguasai ilmu refleksologi Cina ini, 61 dari 65 titik refleks Cina adalah bagian tubuh yang dibasuh air wudlu. Lima lainnya terletak antara tumit dan lutut, di mana bagian ini juga, merupakan area wudlu yang tidak diwajibkan.

Sistem metabolisme tubuh manusia terhubung dengan jutaan syaraf yang ujungnya tersebar di sepanjang kulit. Guyuran air wudlu dalam konsep pengobatan modern adalah hidromassage alias pijat dengan memanfaatkan air sebagai media penyembuhan.
Membasuh area wajah misalnya, pijatan air akan memberi efek positif pada usus, ginjal, dan sistem saraf maupun reproduksi. Membasuh kaki kiri berefek positif pada kelenjar pituitari, otak yang mengatur fungsi-fungsi kelenjar endokrin (kelenjar yang bertugas mengatur pengeluaran hormon dan mengendalikan pertumbuhan). Di telinga terdapat ratusan titik biologis yang akan menurunkan tekanan darah dan mengurangi sakit

Hancurkan Penyusup
Dari sudut pandang pengobatan medis, Mokhtar Salem dalam bukunya Prayers: a Sport for the Body and Soul (Shalat: Olahraga untuk jasmani dan Rohani) menjelaskan bahwa wudlu bisa mencegah kanker kulit. Jenis kanker ini lebih banyak disebabkan oleh bahan‑bahan kimia yang setiap hari menempel dan terserap oleh kulit. Cara paling efektif mengenyahkan risiko ini adalah membersihkannya secara rutin. Berwudlu lima kali sehari adalah antisipasi yang lebih dari cukup.

Menurut Salem, membasuh wajah meremajakan sel‑sel kulit muka dan membantu mencegah munculnya keriput. Selain kulit, wudlu juga meremajakan selaput lendir yang menjadi gugus depan pertahanan tubuh. Peremajaan menjadi penting karena salah satu tugas utama lendir ibarat membawa contoh benda asing yang masuk kepada dua senjata pamungkas yang sudah dimiliki, manusia secara alami, yaitu limfosit T (sel T) dan limfosit B (sel B).
Keduanya bersiaga di jaringan limfoid dan sistem getah bening dan mampu menghancurkan penyusup yang berniat buruk terhadap tubuh. Bayangkan jika fungsi mereka terganggu. Sebaliknya, wudlu meningkatkan daya kerja mereka.
Pintu masuk lain yang tak kalah penting adalah lubang hidung. Dalam wudlu disunatkan menghirup air dari hidung dan dikeluarkan lewat mulut. Cara ini adalah penangkal efektif ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut), TBC, dan kanker n.asofaring secara dini.

Seorang muslim disarankan mengambil air wudlu tak hanya ketika akan salat, tetapi juga di waktu yang lain. Misalnya saat hendak membaca Alquran, setelah ziarah ke makam, setelah menyentuh jenazah, berangkat tidur atau akan azan.Selain fungsi‑fungsi fisiologis, wudlu juga efektif mengendalikan emosi. Setiap kali merasa ingin marah, seorang muslim disarankan untuk mengm ambil air wudlu untuk mendinginkan dan menyejukkan hati. Apa pun yang telah diperintahkan oleh Allah tentu memberi banyak manfaat dan solusi tanpa meninggalkan resiko

Label:

Boso Korea


Banyolan Coiii
....

siang = anyong Aseo --- Sampai Jumpa = Anyong
Kurang Ajar = Monyong --- Tidak Lurus = Men Chong
Pria suka berdandan = Ben Chong --- Tiba-tiba = She Khonyong khonyong Kodher
Gak Punya Duit = Nao Dhong --- Pengangguran = Nong Krong Laaah
Belanja = Bao Rhong --- Merampok = Cho Long
Saringan Botol = Choo Rhong --- Kendaraan Berkuda = An Dhong aaaah
Jual Mahal = Gheng Xi Dhong --- Ngelamun = Bae Ngong
Mulut = Mon Chong --- Sosis = Lap Chong
Suami dari adiknya Papa = Ku Chong --- Kiss me = Soon Dhong Yang
Yang Sweet memory = Choo Pang Dhong --- Mobil mogok = Dho Rong Dhong
Lapangan luas = Park King Lot --- Pantat gatal-gatal = Che Bhok Dhong
Nasi dibungkus daun pisang: Lon Thong --- Cowok Cakep Kaca Mata: Bae Yong Jun
Cowok Cakep Rambut Lurus: Jang Dong Gun --- Cowok Cakep Rambut Keriting: Ahn Jung Hwan
Bagian belakang = Bho Khong --- Masih muda = brondhong
Telur asin = Ndok A Chin --- SENDOK GEDE = EN THONG
CELANA SOBEK = BHO LONG --- KEPALA BOTAK = KIN CLONG
LAGI MENYANYI = ME LO LHONG --- ORANG HITAM = GOO SHONG
BIBIR UCUP = MO NYONG --- BERBULU = GE RAN DHONG
JONGKOK DI PINGGIR KALI = BE OL DONG

Huahahahahahahaha........huahahahahaa...qiqiqiqiqiqi....

Label:

Selasa, 24 Juli 2007

Sketsa Bulan Pecah



Satu Episode Tentang Dia

Jejak langkah itu semakin mengabur....tertutup embun.....debu...hujan.......dan terik mentari.....kemudian hilang. Ingin mengulang kisah ....mengulang kembali cerita yang sempet tercipta namun tak punya keberanian, bukan karena lukanya, tak sanggup melepas yang sudah tersemat oleh waktu di ujung batas hati ini. tetapi waktu tidak bisa kompromi tetap berjalan menyusuri ruang demi ruang dalam kisah hidup. Masih dalam kebisuan yang sama "dimanakah ia sesungguhnya bersembunyi...?"......hingga detik ini tak ada yang mampu menjawab bahkan aku dia atau kau.
Dalam pejam mata ini yang terasa hanya sepi, hingga terbungkus mimpi.......lelap sampai di ujung pagi. Langkah semakin berat tapi hidup tetap terus berjalan....kalah......atau pasrah......tidak! sudah saatnya membuang sepi....menepis perih dan menghapus satu episode dimana ada luka....tangis dan amarah.
Embun telah basahi bunga hatiku.........senyumku pun tak takut lagi oleh waktu......terus mencari............hingga menemukan dimana muaranya........CINTA........di titik usia.....kemudian pecah........hantar kebahagiaan yang lama di nanti ....SEMOGA...!!!




chah_ndableq@yahoo.com in July 24 2007

Label: